Sabtu, 31 Oktober 2015

Pak Raden Meninggal Dunia

Pak Raden Meninggal Dunia

Jumat, 30 Oktober 2015 | 22:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar duka datang dari tokoh kenamaan dalam serial boneka Si Unyil, Drs Suyadi atau lebih dikenal dengan nama Pak Raden. Ia meninggal dunia dalam usia 82 tahun di Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2015) pukul 22.20 WIB.

"Iya benar, Pak Raden meninggal dunia pukul 22.20 WIB di Rumah Sakit Pelni, Petamburan," kata cucu Pak Raden, Ilona, dalam wawancara per telepon dengan Kompas.com di Jakarta, Jumat malam.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, kondisi kesehatan Pak Raden sempat menurun drastis sejak siang. Pria yang dikenal dengan belangkon dan kumis lebatnya itu mengalami infeksi pada paru kanan.

"Tadi siang masuk ke ICU (intensive care unit), dia ada infeksi berat di paru kanan. Dia juga demam tinggi. Waktu itu, ibuku nemenin," ujar Ilona.

Namun, Ilona mengaku kurang mengetahui pasti riwayat kesehatan Pak Raden. "Aslinya aku enggak paham apakah penyakit parunya sudah menahun. Kan kondisi beliau juga sudah lemah, berjalan pun dibantu, dan perlu pakai kursi roda," ujar Ilona.

Saat ini, jenazah Pak Raden masih disemayamkan di Rumah Sakit Pelni. "Masih di Rumah Sakit Pelni. Keluarga baru meluncur ke sana," katanya.

Penulis: Irfan Maullana
Editor: Irfan Maullana

Selasa, 27 Oktober 2015

Ahok Cari Cara untuk Bantu Rio menuju F1

Selasa, 27/10/2015 18:07 WIB

Ahok Cari Cara untuk Bantu Rio menuju F1

Ayunda Windyastuti Savitri - detikSport

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ikut bangga karena ada pebalap nasional yang punya kesempatan tampil di ajang Formula 1. Ahok pun akan mencari cara untuk bisa membantu Rio Haryanto tampil di F1.

Rio, yang dalam empat tahun terakhir berkompetisi di GP2, bertekad naik kelas ke F1 pada tahun depan. Akan tetapi, dia masih terkendala kurangnya dana sponsor untuk mengamankan satu kursi di tim F1.

"Ini satu hal sejarah. Kalau ini kita enggak ambil belum tentu bisa ada kesempatan lagi. Karena mesti ada bakat, ada tim F1 yang nawarin, dia butuh pebalap asal ada sponsor yang cukup," ujar Ahok di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Ahok menceritakan betapa harunya bila bisa lagu Indonesia Raya bisa dikumandangkan di arena balapan. Menurutnya, tidak sedikit putra-putri bangsa yang memiliki kemampuan, namun kesempatan yang ada terbatas.

"Tidak ada orang yang ngeremehin Indonesia lagi, kan orang anggap Indonesia enggak bisa apa-apa, pecundang saja. Ini ternyata mampu. Ini mau Sumpah Pemuda. Ini juga menunjukkan bahwa bangsa kita bisa kok jadi juara. Di GP2 saja ya, (Rio) tiga kali juara 1 ngalahkan negara lain," terangnya.

"Berarti kan bangsa kita bukan berarti bangsa yang payah. Kita mampu kok. Asal dikasih kesempatan. Ini yang perlu. Dengan semangat Sumpah Pemuda, ini waktu yang tepat menunjukkan kepada bangsa lain," sambung Ahok.

Ahok pun berbagi cerita tentang pengalaman Rio sewaktu merebut podium kedua di Feature Race dalam seri Bahrain dan memenangi sprint race di seri yang sama. Ahok mengatakan, panitia penyelenggara sempat kebingungan mencari lagu kebangsaan dan bendera Indonesia saat Rio menang.

"Kemarin waktu menang saja katanya sampai panitia itu nyari di Google lagu Indonesia Raya. Benderanya pun dibalik dari bendera Monako yang mirip. Kenapa? Karena dia enggak pernah berpikir ada orang Indonesia yang bisa menjuarai kejuaraan ini," katanya.

Ahok berharap tulisan 'Enjoy Jakarta' bisa tampil di mobil Rio jika Rio benar-benar masuk F1. Namun, dia masih mencari cara agar bisa membantu memberikan sponsor.

Apabila tidak bisa, dia berharap perusahaan BUMN dan swasta mau merogoh koceknya untuk mensponsori Rio. Untuk masuk F1, Rio butuh dana 15 juta euro, yang baru tertutup 5 juta euro dari Pertamina yang selama ini jadi sponsor utama Rio.

"Kurang 10 juta euro sekarang. Kalau kamu sumbang 1 juta euro kira-kira Rp 16 miliar. Kalau DKI sumbang segitu saya kira oke. Cuma mesti cari tahu bagaimana caranya karena ini enggak pakai lelang. Nah ini sponsor bayarnya gimana, kan ini pertama kali kan. Cuma satu orang gimana mau lelang," kata Ahok.

Ingin Masuk F1, Rio Dikejar Deadline untuk Kumpulkan Sponsor

Selasa, 27/10/2015 17:13 WIB

Ingin Masuk F1, Rio Dikejar Deadline untuk Kumpulkan Sponsor

Ayunda Windyastuti Savitri - detikSport

Jakarta -
Rio Haryanto tak punya banyak waktu tersisa untuk mengumpulkan sponsor agar bisa tampil di ajang Formula 1. Pebalap muda Indonesia itu pun berharap bantuan dari pemerintah dan pihak swasta.

Dalam empat tahun terakhir, Rio berkompetisi di ajang GP2. Tahun ini dia memperkuat tim Campos Racing dan sejauh ini duduk di posisi ketiga klasemen sementara.

Untuk tahun depan, Rio ingin naik kelas ke kompetisi F1. Akan tetapi, untuk mendapatkan satu kursi di tim F1, Rio juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Butuh sekitar 15 juta euro (sekitar Rp 222 miliar) agar pebalap berusia 22 tahun itu bisa masuk F1.

Rio mengatakan, dirinya punya waktu hingga pertengahan November mendatang untuk mengumpulkan sponsor. Jika berhasil mengumpulkan dana yang dibutuhkan, dia akan bisa berkompetisi di F1 pada tahun depan dan menjadi orang Indonesia pertama yang tampil di ajang bergengsi itu.

"Deadline-nya di bulan November ini, sekitar 2-3 minggu lagi," ujar Rio kepada wartawan di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Salah satu usaha Rio dalam mencari sponsor adalah menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Rio yang datang ditemani mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menggelar pertemuan tertutup selama sekitar 1 jam dengan Ahok.

"Harus cepat ini November harus buat komitmen ini, kalau enggak hilang kesempatan. Enggak mungkin lagi, selamanya," kata Ahok saat mendampingi Rio.

Rio sebelumnya juga telah meminta sponsor kepada Presiden Joko Widodo. Hanya saja belum ada konfirmasi mengenai ada atau tidaknya bantuan dari BUMN lainnya, di samping Pertamina yang selama ini terus mendukungnya.

"Sempat ke Bapak Joko Widodo juga, setelah dari situ meeting-nya berlangsung bahwa mudah-mudahan BUMN bisa ikut mendukung. Dan untuk saat ini masih belum ada konfirmasi," kata Rio.

"Jadi ya mudah-mudahan dengan adanya Pak Gubernur harapan saya bisa secepatnya masuk ke F1, signkontrak karena kesempatannya sangat jarang sekali. Ini benar-benar, saya membawa nama Indonesia juga buat ke dunia. Mudah-mudahan history juga di dunia," tambahnya.

Rio berharap baik pemerintah pusat maupun daerah serta swasta bisa membantunya agar bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. "Amin optimis saja," tutup Rio.

Cari Sponsor untuk Tampil di F1, Rio Haryanto Temui Ahok

Cari Sponsor untuk Tampil di F1, Rio Haryanto Temui Ahok

Ayunda Windyastuti Savitri - detikSport

Jakarta - Pebalap GP2 Rio Haryanto bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siang ini. Rio datang dengan ditemani oleh mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Kedatangan Rio ke Balai Kota Jakarta bukan tanpa maksud. Ahok mengatakan, Rio merupakan pebalap muda berbakat dan punya kesempatan untuk tampil di Formula 1. Namun, Rio masih butuh sokongan dana tambahan untuk bisa mendapatkan kursi di tim F1.

"Rio ini orang yang luar biasa talentanya, tapi ternyata ikut Formula 1 itu tak hanya butuh talenta tapi juga butuh kesempatan dan peluang untuk bisa melawan 22 pebalap di dunia. Ini biayanya bisa menghabiskan 400 juta euro. Nah tentu untuk yang kecil-kecil kita harus keluarkan. Yang kecil-kecil ini butuh 15 juta euro," ujar Ahok usai menggelar pertemuan tertutup dengan Rio di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

"Pertamina tentu sponsor utama, ngasih 5 juta euro, kan dia masih kurang 10 juta euro. Nah, ini harus kami bantu coba carikan," lanjutnya.

Ahok mengaku ingin membantu menyumbangkan uang sponsor untuk Rio. Namun, dirinya belum menemukan celah hukum untuk itu.

"Jadi, kita akan coba carikan. Saya enggak tahu bisa enggak kita dukung melalui APBD juga. Sponsor 'Enjoy Jakarta', bagus disorot orang. Ini pertama kali makanya kita harus carikan sponsor," kata Ahok.

"Kalau bisa ikut, ini satu-satunya dari Asia yang ikut. Makanya kita mau lihat bisa enggak DKI ikut sponsor. Kita mesti ngomong sama DPRD juga. Kalau bisa, ini satu hal yang membanggakan. Enggak gampang jadi pebalap, setiap hari mesti lari 10 kilometer dan berenang 4 kilometer. Balapan 2 jam ini sesuatu yang tidak mudah," sambungnya.

Selanjutnya, Ahok pun berencana akan membantu mencarikan sponsor dari sejumlah perusahaan swasta agar Rio bisa tampil di F1 tahun depan. 

"Nanti kita tanya saja ke pengusaha-pengusaha mau ikut atau tidak. Siapa tahu misalnya Indofood mau ikut, Mayora mau ikut, ABC mau ikut. Dari BUMN juga bisa ikut kan, Pertamina sudah ikut, siapa tahu BUMN lain bisa ikut, misalkan Mandiri atau Telkom," kata dia.

Minggu, 25 Oktober 2015

Kisah MotoGP Malaysia Edisi 25 Oktober 2015 Bagian 2

Minggu, 25/10/2015 19:41 WIB

Ini Penjelasan Lengkap Race Director Terkait Insiden Rossi-Marquez

Kris Fathoni W - detikSport

Sepang - Valentino Rossi dapat hukuman menyusul sebuah duel dengan Marc Marquez--yang sampai crash. Berikut penjelasan otoritas terkait di MotoGP soal insiden itu dan sanksi untuk Rossi.

MotoGP Malaysia, Minggu (25/10/2015) siang WIB, memunculkan Dani Pedrosa (Repsol Honda) sebagai pemenang. Ia finis di depan dua rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Laju Rossi untuk menempati posisi itu sendiri menghadirkan kisah dramatis yang malah boleh jadi membuat jalannya balapan secara keseluruhan jadi kalah seru.

Dalam balapan Rossi harus mendapat persaingat amat sengit dari Marquez, rekan setim Pedrosa. Pada putaran tujuh, duel keduanya mencapai klimaks dengan Marquez akhirnya terjatuh. Yang jadi masalah adalah, insiden ini memunculkan sejumlah dugaan; yang utama adalah apa Rossi sengaja menjatuhkan lawannya, juga seberapa jauh peran Marquez dalam insiden yang lantas menyudahi balapannya sendiri.

Pada prosesnya, Race Direction selaku pihak yang berwenang langsung melakukan penyelidikan. Rossi akhirnya menjadi pihak yang mendapatkan tiga poin penalti, yang tambahan satu poin penalti lain darinya musim ini sudah membuat The Doctor mengantongi empat poin hukuman tersebut sehingga diharuskan mengawali balapan pada seri pamungkas di Valencia dari posisi terakhir.

Atas rangkaian kejadian tersebut, berikut pemaparan Race Director MotoGP Mike Webb yang ditemui olehCrash di paddock lintasan Sepang setelah balapan.

"Saya tidak akan mengutip apa persisnya ucapan kedua pebalap tapi saya bisa memberi gambaran umumnya. Jadi dari pengamatan kami, kelihatannya itu merupakan sebuah gerakan yang disengaja dari Rossi untuk mendorong Marquez dari lintasan, atau membuatnya melebar," ujar Webb. 

"Kami sudah mendengar dari kedua rider. Marquez bilang kepada kami bahwa ia cuma melaju seperti balapannya yang biasa dan mengurusi lajunya sendiri, membuat manuver-manuver melewati Rossi tanpa adanya kontak. Yang merupakan kenyataan. Dan ia tak berniat mengganggu Valentino."

"Di sisi lain mengatakan bahwa jelas dari sudut pandangnya bahwa Marc dengan sengaja melambatkan laju dan membuat Valentino jadi sulit mengembangkan balapannya. Bahwa ia dengan sengaja melebar agar memberinya keuntungan demi menjauhkan diri dari Marquez."

"Pada akhirnya kami percaya ada kesalahan di masing-masing pihak. Terlepas dari perkataan Marquez, kami pikir ia dengan sengaja berusaha mempengaruhi laju Valentino. Tetapi ia tidak benar-benar melanggar peraturan apa pun. Terlepas dari bagaimana pemikiran kita tentang semangat persaingan, menurut buku peraturan ia tidak membuat kontak. Manuvernya bersih. Ia melaju sesuai peraturan."

"Valentino bereaksi terhadap apa yang ia anggap sebagai provokasi dari Marquez dan sayangnya reaksinya merupakan sebuah manuver yang menyalahi peraturan. Itu merupakan cara melaju tak bertanggung jawab yang membuat adanya sebuah crash. Kami percaya kontak yang ada memang disengaja. Ia bilang tak mau Marquez crash, tapi ia memang berniat mendorongnya agak melebar," bebernya.

Webb juga menyatakan bahwa pihak Race Direction tidak langsung mengambil keputusan dalam balapan karena ingin lebih dulu bicara kepada dua rider yang terlibat selain juga mencermati hasil tayangan ulang video.

Sementara mengenai adanya dugaan Rossi sudah dengan sengaja menendang Marquez sampai jatuh, Webb pun menyatakan bahwa tidak ada bukti konkret yang mengindikasikan ke arah hal tersebut. 

"Bukti dari Rossi adalah bahwa kakinya terlepas dari pijakan kaki sebagai hasil dari kontak kedua rider. Dari seluruh bukti video, tidak ada gambar yang jelas-jelas memperlihatkan kakinya terlepas dari pijakan karena adanya kontak atau ia sengaja menendang. Saya tak memiliki bukti nyata seperti yang Anda inginkan (atas jatuhnya Marquez)," beber Webb.

Kisah MotoGP Malaysia Edisi 25 Oktober 2015 Bagian 1

Minggu, 25/10/2015 14:50 WIB

MotoGP Malaysia

Pedrosa Kalahkan Lorenzo, Rossi vs Marquez Munculkan Insiden

Okdwitya Karina Sari - detikSport

Sepang -
Dani Pedrosa mengalahkan Jorge Lorenzo untuk meraih kemenangan keduanya di musim ini. Duel sengit sempat terjadi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez, yang membuat Marquez terjatuh.

Di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015) siang WIB, Pedrosa yang start terdepan berhasil mempertahankan posisinya dari awal sampai akhir balapan. Pebalap Repsol Honda itu mengalahkan Lorenzo yang finis di posisi kedua.

Sementara itu, Rossi dan Marquez memperagakan balapan agresif dengan saling salip di awal lomba. Akan tetapi, pebalap Movistar Yamaha memenangi duel itu dan finis ketiga. Namun, insiden terjatuhnya Marquez akan diinvestigasi karena adanya dugaan kesengajaan.

Dengan hasil ini, Rossi masih memimpin klasemen dengan 312 poin, hanya tinggal unggul tujuh poin dari Lorenzo di bawahnya. Pertarungan perebutan gelar juara di antara keduanya dipastikan akan berlanjut di seri terakhir, Valencia, pada 8 November.


Jalannya Balapan

Duo Repsol Honda melejit di tikungan pertama. Rossi berhasil mempertahankan posisinya di baris terdepan sementara Lorenzo di posisi keempat setelah menyalip duo Ducati

Di lap kedua, Lorenzo berhasil menekan Rossi untuk mengambil alih posisi ketiga. Pedrosa masih terdepan, Marquez kedua. Masalah motor menimpa Andrea Iannone sehingga diaksa retired.

Lorenzo menciptakan rekor lap sebelum akhirnya menyalip Marquez untuk berada di posisi kedua di putaran ketiga. Rossi masih mencoba membayangi Marquez namun gagal sehingga tetap di urutan keempat.

Di lap keempat, Rossi dan Marquez terlibat duel seru. Salip menyalip terjadi sampai lap berikutnya sampai pada akhirnya Marquez berhasil menduduki urutan ketiga.

Rossi lagi-lagi melewati Marquez sebelum disalip lagi di lap keenam. Pedrosa masih memimpin dengan selisih sekitar 0,6 detik dari Lorenzo di belakangnya.

Pertarungan Rossi dan Marquez tampaknya berakhir. Marquez terjatuh di lap ketujuh setelah bersenggolan dengan Rossi. Marquez pun retired. Dalam rekaman televisi terlihat Rossi menendang Marquez, investigasi akan dilakukan.

Nasib sial bagi Ducati. Di lap ke-11, Andrea Dovizioso yang berada di urutan keempat jatuh setelah adanya kontak dengan Cal Crutchlow. Di lap berikutnya, Bradley Smith melewati Crutchlow untuk naik ke posisi keempat.

Pedrosa tidak tergoyahkan di posisi terdepan. Sampai lap ke-15, Pedrosa masih unggul sampai dua detik di depan Lorenzo. Rossi ketiga, Smith keempat, Crutchlow kelima.

Akhirnya, Pedrosa memenangi lomba dengan nyaman diikuti Lorenzo, dan Rossi. Smith dan Crutchlow melengkapi lima besar.

HASIL DAN KLASEMEN MOTOGP 2015

HASIL DAN KLASEMEN MOTOGP 2015


Minggu, 8 November 2015
Sirkuit Ricardo Tormo Valencia

Hasil MotoGP:

Hasil MotoGP Valencia 2015:
1. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 45:59.364
2. Marc Marquez (Spain) Honda 45:59.627
3. Dani Pedrosa (Spain) Honda 46:00.018
4. Valentino Rossi (Italy) Yamaha 46:19.153
5. Pol Espargaro (Spain) Yamaha 46:25.368
6. Bradley Smith (Britain) Yamaha 46:28.199
7. Andrea Dovizioso (Italy) Ducati 46:28.250
8. Aleix Espargaro (Spain) Suzuki 46:33.586
9. Cal Crutchlow (Britain) Honda 46:35.288
10. Danilo Petrucci (Italy) Ducati 46:38.943
11. Maverick Vinales (Spain) Suzuki 46:39.110
12. Michele Pirro (Italy) Ducati 46:46.417
13. Yonny Hernandez (Colombia) Ducati 46:53.445
14. Alvaro Bautista (Spain) Aprilia 46:56.010
15. Scott Redding (Britain) Honda 46:56.642 

Klasemen akhir MotoGP 2015:
1. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 330
2. Valentino Rossi (Italy) Yamaha 325
3. Marc Marquez (Spain) Honda 242
4. Dani Pedrosa (Spain) Honda 206
5. Andrea Iannone (Italy) Ducati 188
6. Bradley Smith (Britain) Yamaha 181
7. Andrea Dovizioso (Italy) Ducati 162
8. Cal Crutchlow (Britain) Honda 125
9. Pol Espargaro (Spain) Yamaha 114
10. Danilo Petrucci (Italy) Ducati 113
11. Aleix Espargaro (Spain) Suzuki 105
12. Maverick Vinales (Spain) Suzuki 97
13. Scott Redding (Britain) Honda 84
14. Yonny Hernandez (Colombia) Ducati 56
15. Hector Barbera (Spain) Ducati 33 

Klasemen Akhir MotoGP

Peringkat Poin Pembalap
1.    330 Jorge Lorenzo (Spanyol)
2.    325 Valentino Rossi (Italia)
3.    242 Marc Marquez (Spanyol)
4.    206 Dani Pedrosa (Spanyol)
5.    188 Andrea Iannone (Italia)
6.    175 Bradley Smith (Britania Raya)
7.    162 Andrea Dovizioso (Italia)
8.    125 Cal Crutchlow (Britania)
9.    114 Pol Espargaro (Spanyol)
10.  113 Danilo Petrucci (Italia)
11.  105 Aleix Espargaro (Spanyol)
12.  97 Maverick Viñales ((Spanyol)
13.  84 Scott Redding (Britania Raya)
14.  56 Yonny Hernandez (Kolombia)
15.  33 Hector Barbera (Spanyol)
16.  31 Alvaro Bautista (Spanyol)
17.  28 Loris Baz (Perancis)
18.  17 Jack Miller (Australia)
19.  17 Stefan Bradl (Jerman)
20.  16 Nicky Hayden (USA)
21.  9 Eugene Laverty (UK)
22.  8 Katsuyuki Nakasuga (Jepang)
23.  8 Michelle Pirro
24.  8 Mike Di Meglio
25.  5 Hiroshi Aoyama (Jepang)
26.  4 Takumi Takahashi (Jepang)
27.  2 Alex de Angelis
28.  2 Toni Elias 


sumber: detik.com

Minggu, 25 Oktober 2015
Sirkuit Sepang Malaysia

Hasil MotoGP:

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 40m 37.691s
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 40m 41.303s
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 40m 51.415s
4. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 1.686s
5. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 41m 6.412s
6. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 41m 14.063s
7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 16.981s
8. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 41m 17.127s
9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 20.153s
10. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 22.292s
11. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 41m 25.381s
12. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 41m 29.803s
13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 41m 30.051s
14. Toni Elias SPA Forward Racing (Forward Yamaha) 41m 31.310s
15. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 31.322s
16. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 41m 39.122s
17. Jack Miller AUS LCR Honda (RC213V-RS)* 41m 40.519s
18. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 41m 42.766s
19. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 41m 47.568s
20. Anthony West AUS AB Motoracing (RC213V-RS) 42m 2.440s

Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) DNF
Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) DNF
Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha)* DNF
Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) DNF
Damian Cudlin AUS E-Motion IodaRacing (ART) DNF 


Klasemen MotoGP

Peringkat Poin Pembalap
1. 312 Valentino Rossi
2. 305 Jorge Lorenzo
3. 222 Marc Marquez
4. 190 Dani Pedrosa
5. 188 Andrea Iannone
6. 165 Bradley Smith
7. 153 Andrea Dovizioso
8. 118 Cal Crutchlow
9. 107 Danilo Petrucci
10. 103 Pol Espargaro
11. 97 Aleix Espargaro
12. 92 Maverick Viñales
13. 83 Scott Redding
14. 53 Yonny Hernandez
15. 33 Hector Barbera
16. 29 Alvaro Bautista
17. 28 Loris Baz
18. 17 Jack Miller
19. 17 Stefan Bradl
20. 16 Nicky Hayden
21. 9 Eugene Laverty
22. 8 Katsuyuki Nakasuga
23. 8 Michelle Pirro
24. 8 Mike Di Meglio
25. 5 Hiroshi Aoyama
26. 4 Takumi Takahashi
27. 2 Alex de Angelis
28. 2 Toni Elias

sumber: detik.com

Sabtu, 24 Oktober 2015

JADWAL DAN HASIL PERTANDINGAN LALIGA SPANYOL 2015-2016

Jadwal Dan Hasil Pertandingan Laliga Spanyol Edisi Sabtu, 21- Selasa, 24 November 2015

Sabtu, 21 November 2015
1. 22.00     Real Sociedad vs Sevilla

Minggu, 22 November 2015
2. 00.15     Real Madrid vs Barcelona
3. 02.30     Espanyol vs Malaga
4. 04.00     Valencia vs Las Palmas
5. 04.05     Deportivo La Coruna vs Celta Vigo
6. 18.00     Sporting Gijon vs Levante
7. 22.00     Villarreal vs Eibar

Senin, 23 November 2015
8. 00.15    Granada vs Athletic Bilbao
9. 02.30    Real Betis vs Atletico Madrid

Selasa, 24 November 2015
10. 02.30  Getafe vs Rayo Vallecano


Klasemen Laliga Spanyol Edisi Sabtu, 21- Selasa, 24 November 2015

No. Main-Poin Klub                     
1. 11-27    
Barcelona 
2. 11-24    Real Madrid
3. 11-23
    
Atletico Madrid
4. 11-21    Celta Vigo
5. 11-20    Villarreal
6. 11-19    Eibar
7. 11-18    Valencia
8. 11-17    Athletic Bilbao
9. 11-15    Deportivo La Coruna
10. 11-15  Sevilla
11. 11-15  Real Betis 
12. 11-13  Rayo Vallecano
13. 11-13  Espanyol
14. 11-12  Sporting Gijon
15. 11-10  Getafe
16. 11-9  Real Sociedad
17. 11-9  Malaga
18. 11-9  Las Palmas 
19. 11-7  Granada
20. 11-7  Levante





sumber: livescore.com



Jadwal Dan Hasil Pertandingan Laliga Spanyol Edisi 7-9 November 2015

7 November 2015
1. FT         Las Palmas 2-0 Real Sociedad
2. 22.00    FT Celta Vigo 1-5 Valencia

8 November 2015
3. 00.15    FT Levante 1-1 Deportivo La Coruna
4. 02.30    FT Eibar 3-1 Getafe
5. 02.30    FT Rayo Vallecano 2-1 Granada
6. 04.05    FT Malaga 0-1 Real Betis
7. 18.00    FT Athletic Bilbao 2-1 Espanyol
8. 22.00    FT Barcelona 3-0 Villarreal

9 November 2015
9. 00.15    FT Atletico Madrid 1-0 Sporting Gijon
10. 02.30  FT Sevilla 3-2 Real Madrid





Klasemen Laliga Spanyol Edisi 7-9 November 2015

No. Main-Poin Klub                     
1. 11-27    
Barcelona 
2. 11-24    Real Madrid
3. 11-23
    
Atletico Madrid
4. 11-21    Celta Vigo
5. 11-20    Villarreal
6. 11-19    Eibar
7. 11-18    Valencia
8. 11-17    Athletic Bilbao
9. 11-15    Deportivo La Coruna
10. 11-15  Sevilla
11. 11-15  Real Betis 
12. 11-13  Rayo Vallecano
13. 11-13  Espanyol
14. 11-12  Sporting Gijon
15. 11-10  Getafe
16. 11-9  Real Sociedad
17. 11-9  Malaga
18. 11-9  Las Palmas 
19. 11-7  Granada
20. 11-7  Levante


sumber: livescore.com



Jadwal Dan Hasil Pertandingan Laliga Spanyol Edisi 31 Oktober - 2 November 2015

31 Oktober 2015
1. FT Deportivo La Coruna 1-1 Atletico Madrid
2. 22.00 FT Real Madrid 3-1 Las Palmas

1 November 2015
3. 00.15 FT Valencia 3-0 Levante
4. 00.15 FT Villarreal 2-1 Sevilla
5. 02.30 FT Getafe 0-2 Barcelona
6. 04.05 FT Real Sociedad 2-3 Celta Vigo
7. 18.00 FT Eibar 1-0 Rayo Vallecano
8. 22.00 FT Espanyol 1-1 Granada

2 November 2015
9. 00.15 FT Sporting Gijon 1-0 Malaga
10. 02.30 FT Real Betis 1-3 Athletic Bilbao


Klasemen Laliga Spanyol Edisi 31 Oktober - 2 November 2015

No. Main-Poin Klub                     
1. 10-24 
Real Madrid 

2. 10-24 Barcelona
3. 10-21
 
Celta Vigo
4. 10-20 Atletico Madrid
5. 10-20 Villarreal
6. 10-16 Eibar
7. 10-15 Valencia
8. 10-14 Athletic Bilbao
9. 10-14 Deportivo La Coruna
10. 10-13 Espanyol
11. 10-12 Sevilla 
12. 10-12 Sporting Gijon
13. 10-12 Real Betis
14. 10-10 Getafe
15. 10-10 Rayo Vallecano
16. 10-9 Real Sociedad
17. 10-9 Malaga
18. 10-7 Granada
19. 10-6 Las Palmas
20. 10-6 Levante

sumber: livescore.com


Jadwal Dan Hasil Pertandingan Laliga Spanyol Edisi 24-27 Oktober 2015

24 Oktober 2015
1. FT Rayo Vallecano 3-0 Espanyol
2. FT Celta Vigo 1-3 Real Madrid
3. FT Granada 1-1 Real Betis

25 Oktober 2015
4. FT Sevilla 5-0 Getafe
5. FT Malaga 2-0 Deportivo La Coruna
6. FT Levante 0-4 Real Sociedad
7. FT Las Palmas 0-0 Villarreal

26 Oktober 2015
8. 00.15 FT Barcelona 3-1 Eibar
9. 02.30 FT Atletico Madrid 2-1 Valencia

27 Oktober 2015
10. 02.30 FT Athletic Bilbao 3-0 Sporting Gijon


Klasemen Laliga Spanyol Edisi 24-27 Oktober 2015

No. Main-Poin Klub                     
1. 9-21
Real Madrid 

2. 9-21 Barcelona
3. 9-19
 Atletico Madrid
4. 9-18 
Celta Vigo
5. 9-17 Villarreal
6. 9-13 Deportivo La Coruna
7. 9-13 Eibar
8. 9-12 Sevilla
9. 9-12 Valencia
10. 9-12 Real Betis
11. 9-12 Espanyol 
12. 9-11 Athletic Bilbao
13. 9-10 Getafe
14. 9-10 Rayo Vallecano
15. 9-9 Real Sociedad
16. 9-9 Malaga
17. 9-9 Sporting Gijon
18. 9-6 Las Palmas
19. 9-6 Granada
20. 9-6 Levante

sumber: livescore.com