Senin, 16 November 2015

Sandiwara Radio Tutur Tinular

sumber: Radio Bintang Tenggara Banyuwangi

Tutur Tinular

Episode 18 Dendam Lama Dari Kurawan 511-512 http://upfile.mobi/1153458

Kamis, 12 November 2015

Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2015

Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2015

Lorenzo menjadi yang tercepat di seri terakhir MotoGP Valencia.

Kisah MotoGP Valencia Edisi 8 November 2015

MotoGP 2015: Rossi Finis ke-4, Lorenzo Juara Dunia


Liputan6.com, Valencia - Valentino Rossi harus menyerah mengejar perburuan gelar juara dunia MotoGP 2015. The Doctor hanya sanggup finis di urutan ke-4 setelah startdari urutan terbuncit.
Sedangkan rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, memastikan gelar juara dunia MotoGP 2015 setelah keluar sebagai juara di seri terakhir MotoGP Valencia, Minggu (8/11/2015). Podium diihuni oleh tiga pembalap Spanyol. Posisi kedua didapatkan oleh pembalap Spanyol, Marc Marquez, dan ketiga ditempati oleh Dani Pedrosa.
Begitu lampu hijau dinyalakan, fokus tertuju pada dua pembalap urutan paling depan dan belakang. Lorenzo mengawali start dengan mulus, sedangkan Rossi langsung menyodok ke peringkat 12.
The Doctor menunjukkan kelasnya sebagai pembalapan berpengalaman. VR46 sukses melewati lawan-lawan di depannya. Di lap ke-12, pembalap asal Italia ini sudah mencapai peringkat 4. Dia melewati rekan senegaranya yang menggeber Ducati, Andrea Dovizioso. Hanya butuh 6 lap bagi Rossi untuk mencapai posisi itu.
Sayangnya, Rossi kesulitan mengejar 3 pembalap di depan: Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa. Walhasil, Lorenzo melenggang tanpa gangguan berarti. Terlebih, Marc Marquez cenderung pasif. Perebutan tempat 2-3 menjadi milik Marquez dan Pedrosa.
Setelah 30 lap, Lorenzo akhirnya menyentuh garis finis di urutan pertama disusul Marquez dan Pedrosa. Sedangkan Rossi hanya bisa terpaku tidak bisa mencapai posisi lebih baik guna mendekati Lorenzo.
X-Fuera, julukan Lorenzo, keluar sebagai juara dengan mengemas 330 poin, berselisih 5 poin dari Rossi yang finis di urutan ke-4. Dan ini menjadi gelar ketiga bagi Lorenzo setelah dia merebutnya di musim 2010 dan 2012. (Rjp/Ian/Rco)**

Jumat, 06 November 2015

Persib Juara Piala Presiden 2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Persib Bandung menjadi juara Piala Presiden 2015 setelah menang 2-0 atas Sriwijaya FC di Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2015).
Dua gol kemenangan Persib dicetak oleh tendangan bebas Ahmad Jufriyanto pada menit ke-6 dan sepakan Makan Konate yang membentur kiper lawan, Dian Agus Prasetyo, pada pengujung babak pertama.
Berikut sejumlah ekspresi yang tertangkap kamera pada laga final tersebut:
Herka Yaris/JUARA.netPersib Bandung merayakan gol ke gawang Sriwijaya FC pada final Piala Presiden 2015, Minggu (18/10/2015).

Herka Yaris/JUARA.netPemain Persib Bandung sujud syukur pada final Piala Presiden 2015, Minggu (18/10/2015).

Herka Yaris/JUARA.netMakan Konate dikejar Firman Utina saat merayakan gol kedua Persib ke gawang Sriwijaya FC, Minggu (18/10/2015).

Herka Yaris/JUARA.netPerbedaan ekspresi pemain Persib dan Sriwijaya FC final Piala Presiden 2015, Minggu (18/10/2015).

Herka Yaris/JUARA.netPemain Sriwijaya FC terlihat lesu seusai kalah dari Persib Bandung di final Piala Presiden 2015, Minggu (18/10/2015).

Herka Yaris/JUARA.netTony Sucipto dengan trofi Piala Presiden 2015 diburu pada pewarta foto seusai final, Minggu (18/10/2015).

Unik! Mesin Ketik Buatan Inggris ini Beraksara Jawa

Unik! Mesin Ketik Buatan Inggris ini Beraksara Jawa

Angling Adhitya Purbaya - detikNews

Semarang - Mesin ketik yang kini sudah digeser perannya karena kemajuan teknologi biasanya digunakan untuk mengetik huruf alfabet latin. Namun Museum Penerangan Jakarta ternyata memiliki satu koleksi langka, yaitu mesin ketik beraksara Jawa.

Mesin ketik itu menjadi salah satu benda antik yang menarik perhatian dalam acara Museum Art 2015 di Museum Ronggowarsito Semarang tepatnya di stan Museum Penerangan. Mesin ketik tersebut  menarik perhatian karena bentuknya yang unik.

Bentuk mesin berwarna hitam itu unik karena besi pencetak huruf posisinya berdiri berjajar membentuk setengah lingkaran menghadap ke rol tempat menaruh kertas. Ada semacam pagar yang melindungi bagian atas barisan besi itu dan bertuliskan Royal Barlock.
Mesin ketik ini bentuknya tak jauh beda dengan yang beraksara Latin (Angling/detikcom)

Di bagian tuts mesin ketik yang biasanya bertuliskan huruf alfabet, sudah sama sekali berbeda karena ber-aksara Jawa yaitu Ha, Na, Na, Ca, Ra, Ka, dan seterusnya bahkan lengkap dengan tanda baca.

Dean Muhammad Aji, Duta Museum Penerangan mengatakan mesin ketik tersebut satu-satunya yang ada di Indonesia dan digunakan oleh Keraton Surakarta pada tahun 1917 sampai 1960-an. Fungsi awalnya digunakan untuk surat menyurat dengan Belanda, Inggris, dan sebagainya.

"Kemudian digunakan untuk menulis pengumuman pemerintah yang disebar ke masyarakat Jawa Tengah dan Jawa timur sampai tahun 1960," kata Dean.

Uniknya lagi, meskipun bertuliskan aksara Jawa, ternyata mesin ketik tersebut buatan pabrik Royal Barlock, Inggris. Koleksi tersebut menjadi salah satu koleksi Museum Penerangan tertua dan andalan untuk menarik perhatian masyarakat.

Selain mesin ketik aksara Jawa, Museum Penerangan juga memiliki tape recorder engkol yang berfungsi tanpa listrik namun dengan memutar tuas. Tape itu pernah merekan suara Mayjen Soeharto selaku Panglima Kostrad ketika ditemukan 7 petinggi yang tewas dalam peristiwa G-30S/PKI tepatnya 4 Oktober 1965.

"Tape record engkol ini merekam suara pak Soeharto. Ini tanpa listrik, tinggal putar," imbuh Duta Museum Penerangan Jakarta, Maslihatun Maslihah.
Tinggal engkol, maka suara langsung terekam (Angling/detikcom)

Ada juga mikrofon Kyai Balong yang pernah digunakan mengabarkan adanya  Agresi Militer Belanda II Tahun 1948. Mikrofon ini ditempatkan pada pemancar di Desa Balong, di Lereng Gunung Lawu, Surakarta, yang pada waktu itu hanya mengudara dua jam sehari dari pukul 19.00-21.00 WIB dengan menggunakan empat bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Inggris, Perancis, dan Belanda.

Masih banyak koleksi-koleksi bersejarah yang berhubungan dengan penerangan lainnya. Untuk melihat itu bisa langsung datang ke Museum Penerangan di Taman Mini Indonesia Indah. 
Masih banyak lagi koleksi yang lainnya. Ayo ke museum! (Angling/detikcom)

(alg/bag)

Rabu, 04 November 2015

8 Pandangan FIFA Soal Kisruh Sepak Bola Indonesia

TEMPO.COJakarta - Setelah bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Senin, 2 November 2015, delegasi bersama Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bertemu dengan beberapa pemangku kepentingan sepak bola Indonesia, di antaranya Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Asosiasi Pemain Sepak Bola Nasional Indonesia (APSNI), PT Liga Indonesia, dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI. Pertemuan itu diadakan di kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Selasa, 3 November 2015. 

Berdasarkan keterangan yang disampaikan James Johnson, Manajer Senior Asosiasi Anggota FIFA Asia-Pasifik, Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, hadir di setiap pertemuan itu. Azwan kemudian menunjukkan kertas berisi pernyataan sikap FIFA yang diberikan kepada tiap pemangku kepentingan yang menjalani diskusi tadi. Berikut ini sikap FIFA yang tertuang dalam kertas itu.  

1. FIFA dan AFC mengakui pemilihan yang diadakan pada 18 April 2015 dan Komite Eksekutif PSSI yang terpilih, menjabat selama empat tahun. (Kongres itu menghasilkan kepengurusan di bawah kepemimpinan La Nyalla Matalitti, yang kemudian tak diakui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga).

2. FIFA dan AFC tidak bisa membiarkan "pengambil-alihan pemerintah" atas asosiasi anggota FIFA. Skors akan tetap berlangsung sampai periode empat tahun dan Komite Eksekutif PSSI yang terpilih tidak lagi menjabat jika pemerintah tetap mempertahankan sikapnya. Ini, contohnya, bisa berdampak signifikan pada Asian Games, saat Indonesia menjadi tuan rumah, karena sepak bola tidak akan bisa dimainkan. 

3. Kami mengerti pemerintah Indonesia menginginkan asosiasi sepak bola dikelola dengan lebih baik dan karena itu menginginkan reformasi sepak bola. Ini juga tujuan yang dimliki FIFA, AFC, dan PSSI karena Indonesia adalah negara dengan potensi sepak bola tinggi. 

4. FIFA, AFC, dan PSSI setuju ada tindakan yang harus diambil untuk mereformasi sepak bola Indonesia, tapi ini harus dilakukan di bawah naungan statuta FIFA, yang mengakui PSSI sebagai badan yang mengelola sepak bola Indonesia.

5. Lebih lanjut, Kongres PSSI memberi mandat kepada Komite Eksekutif PSSI terpilih pada 18 April 2015. Karena itu, tidak ada reformasi dan tidak ada tanggung jawab sepak bola yang bisa dilakukan di bawah naungan tim transisi yang dibentuk pemerintah. Bagaimanapun, FIFA, AFC, dan PSSI bersedia bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan reformasi terjadi sehingga Indonesia bisa mencapai potensinya.

6. Setelah berdiskusi dengan Presiden Indonesia kemarin, telah disepakati sebuah komite akan dibentuk di bawah statuta FIFA (yang mengakui keberadaan PSSI), yang terdiri atas wakil-wakil pemangku kepentingan kunci (klub, liga, dan pemain). Pemerintah akan memberi tahu kami dalam beberapa hari ke depan soal siapa wakil mereka di komite ini. 

7. Komite ini akan bertanggung jawab melaksanakan reformasi di dalam PSSI. Penentuan syarat-syarat acuan (term of reference) komite ini akan menjadi prioritas FIFA, AFC, dan PSSI selama beberapa hari ke depan.

8. Kami ada di sini untuk menyampaikan pesan ini dan mendengarkan pandangan Anda.

Selasa, 03 November 2015

Inilah Solusi FIFA untuk Sepak Bola Indonesia

Inilah Solusi FIFA untuk Sepak Bola Indonesia
MSports.net - Selama dua hari, delegasi FIFA dan AFC menemui beberapa pelaku sepak bola Indonesia sebagai bagian dari langkah menyelesaikan polemik yang tak kunjung usai selama berbulan-bulan. Setelah kemarin (2/11) bertemu pihak PSSI dan pemerintah, Rabu ini (3/11), dari hasil diskusi delegas FIFA dan AFC dengan PT. Liga Indonesia, APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia), APSNI (Asosiasi Pemain Sepak Bola Nasional Indonesia), dan juga SIWO PWI selaku perwakilan media olahraga di Tanah Air, akhirnya ditelurkan solusi sebagai langkah awal reformasi sepak bola Indonesia.
Usai serangkaian pertemuan itu, delegasi FIFA dan AFC yang dipimpin oleh Kohzo Tashima (anggota executive committee FIFA), lantas menggelar jumpa pers di depan media terkait langkah awal yang siap dilakukan FIFA dalam menghadapi permasalahan sepak bola d Indonesia. James Johnson (Senior manager of member association of FIFA), yang mewakili Tashima saat memberi keterangan pers, kembali menegaskan bahwa permasalahan sepak bola Indonesia akan segera ditangani oleh Komite Ad-Hoc yang dibentuk dan beroperasi di bawah aturan FIFA.
Johnson pun kembali mempertegas posisi PSSI sebagai organisasi yang masih diakui oleh FIFA. Meski begitu, pihak pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo atau lainnya, diberi kesempatan untuk turut berperan dalam menjalankan reformasi sepak bola Indonesia sebagai salah satu stakeholder atau pemangku kepentingan. Nantinya, segala temuan dari Komite Ad-Hoc bentukan FIFA, akan dilaporkan kepada Komite Eksekutif FIFA dalam Rapat Exco pada 2-3 Desember 2015. (CBN/NV)
Berikut keterangan resmi FIFA terkait langkah awal reformasi sepak bola Indonesia:
"Delegasi FIFA dan AFC, dipimpin oleh Kohzo Tashima (anggota executive committee FIFA), dan juga HIS Royal Highness Prince Abdullah Al Haj Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Musta’in Billah (anggota executive committee FIFA), dan Mr Mariano V. Araneta Jr. (anggota executive committee AFC), melanjutkan pertemuan hari ini dengan perwakilan liga profesional, asosisasi pemain profesional Indonesia, dan perwakilan wartawan olahraga.
Dalam setiap pertemuan, delegasi FIFA dan AFC senang dengan keterbukaan dan kejujuran dalam setiap diskusi yang menyoroti beberapa masalah di sepak bola Indonesia dan membutuhkan reformasi besar-besaran. Isu-isu ini akan segera resmi ditangani oleh komite Ad-Hoc yang segera dibentuk dan akan beroperasi di bawah kerangka aturan FIFA, yang mengakui PSSI sebagai badan sepak bola Indonesia.
Pertemuan hari ini menjadi bagian dari misi dua hari pertemuan delegasi ke Indonesia, termasuk bertemu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Reformasi yang disepakati harus terjadi di bawah naungan statuta FIFA. Tapi pemerintah diperbolehkan berpartisipasi sebagai salah satu stakeholder atau pemangku kepentingan dalam prosesnya.
Delegasi juga mencatat bahwa segala pemangku kepentingan sepak bola Indonesia, seperti liga, pemain, media, dan pemerintah, sepenuhnya mendukung untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan sepak bola Indonesia. Delegasi FIFA dan AFC akan mempresentasikan temuan-temuan mereka kepada exco FIFA dalam rapatnya pada 2-3 Desember 2015 di Zurich, Swiss."

FIFA Datang Ke Indonesia

FIFA Datang Ke Indonesia

KLASEMEN UPDATE ISL
MSports.net - Pada Minggu (1/11) malam, rombongan delegasi FIFA dan AFC telah mendarat dan tiba di Jakarta. Delegasi bersama yang terdiri dari James Johnson, Mariano V Araneta, HRH Prince Abdullah Shah & Team, Windsor Jhon, Sanjeevan, Kohzo Tashima, Kazumi Shimizu, selama di Jakarta menginap di Hotel Fairmont, Senayan.
Selama dua hari yakni Senin dan Selasa tanggal 2-3 November 2015, delegasi FIFA dan AFC akan bertemu dengan PSSI, Presiden RI Joko Widodo, Menpora Imam Nahrawi, PT Liga Indonesia, dan perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov). Selanjutnya mereka akan bertemu dengan perwakilan Media (SIWO), APPI, dan APSNI. Tak lupa pada akhir pertemuan akan digelar jumpa pers atau keterangan resmi dari delegasi FIFA dan AFC kepada media.
Delegasi bersama FIFA dan AFC datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mendiskusikan mengenai sanksi FIFA yang dijatuhkan kepada persepakbolaan Indonesia dan syarat serta potensi pencabutannya. PSSI berharap lewat pertemuan ini menjadi titik awal serta momentum pencerahan sepak bola Indonesia.
Tentunya akan sangat diharapkan dari pertemuan ini terwujud solusi, sehingga sepak bola Indonesia dapat diterima kembali, bergairah lagi, dan mendapat manfaat di dunia internasional. Sikap dan keputusan yang diambil dari delegasi bersama ini nantinya merupakan sikap resmi FIFA, dan tentu saja bukan atas nama perorangan. (*)

AGENDA FIFA/AFC
Senin (2 November 2015)
Pukul 10.30 WIB di PSSI meeting bersama Exco
Pukul 11.45 WIB bertemu Menpora dan atau Presiden RI di Istana
Selasa (3 November 2015)
Pukul 09.00 WIB bertemu APPI dan APSNI di PSSI
Pukul 10.00 WIB bertemu PT LIGA di PSSI
Pukul 11.00 WIB bertemu SIWO di PSSI
*Selasa sore akan digelar jumpa pers dari seluruh rangkaian kunjungan delegasi FIFA dan AFC ke Indonesia

JADWAL MOTOGP 2016

JADWAL MOTOGP 2016

Perubahan Jadwal MotoGP 2016 : Seri 1: GP Qatar (Sirkuit Losail, 20 Maret)
Seri 2: GP Amerika Serikat (Sirkuit Americas, 3 April)
Seri 3: GP Argentina (Sirkuit Termas de Rio Honda,10 April)
Seri 4: GP Spanyol (Sirkuit Jerez,24 April)
Seri 5: GP Prancis (Sirkuit Le Mans, 8 Mei)
Seri 6: GP Italia (Sirkuit Mugello, 22 Mei)
Seri 7: GP Katalunya (Sirkuit Katalunya,5 Juni)
Seri 8: GP Belanda (Sirkuit Assen, 26 Juni)
Seri 9: GP Jerman (Sirkuit Sachsenring, 17 Juli)
Seri 10:GP Austria (Sirkuit Red Bull Ring,14 Agustus)
Seri 11:GP Rep Ceko (Sirkuit Brno,21 Agustus)
Seri 12:GP Inggris (Sirkuit Silverstone, 4 September)
Seri 13:GP Italia (Sirkuit San Marino, 11 September)
Seri 14:GP Spanyol (Sirkuit Aragon, 25 September)
Seri 15:GP Jepang (Sirkuit Motegi, 16 Oktober)
Seri 16:GP Australia (Sirkuit Phillip Island, 23 Oktober)
Seri 17:GP Malaysia (Sirkuit Sepang, 30 Oktober)
Seri 18:GP Valencia (Sirkuit Ricardo Tormo, 13 November)

sumber: sindonews.com

JADWAL MOTOGP 2015

JADWAL MOTOGP 2015

30-Mar-15 Qatar ===> Doha/Losail ===> 01.00 (wib)
13-Apr-15 Americas ===> Austin ===> 02.00 (wib)
20-Apr-15 Argentina ===> Termas de Río Hondo ===> 00.00 (wib)
3-May-15 Spain ===> Jerez de la Frontera ===> 19.00 (wib)
17-May-15 France ===> Le Mans ===> 19.00 (wib)
31-May-15 Italy ===> Mugello ===> 19.00 (wib)
14-Jun-15 Catalunya ===> Circuit de Catalunya ===> 19.00 (wib)
27-Jun-15 Netherlands** ===> Assen ===> 19.20 (wib)
12-Jul-15 Germany ===> Sachsenring ===> 19.00 (wib)
10-Aug-15 Indianapolis ===> Indianapolis ===> 01.20 (wib)
16-Aug-15 Czech Republic ===> Brno ===> 19.30 (wib)
30-Aug-15 British Grand Prix ===> Silverstone ===> 19.00 (wib)
13-Sep-15 San Marino & Riviera di Rimini ===> Marco Simoncelli Misano ===> 19.00 (wib)
27-Sep-15 Aragon ===> MotorLand Aragon ===> 19.00 (wib)
11-Oct-15 Japan ===> Motegi ===> 12.00 (wib)
18-Oct-15 Australia ===> Phillip Island ===> 12.00 (wib)
25-Oct-15 Malaysia ===> Sepang ===> 14.00 (wib)
8-Nov-15 Valencia ===> Ricardo Tormo-Valencia ===> 20.00 (wib)

Sumber Referensi ====> http://www.robi.web.id/2015/05/jadwal-motogp.html