Rabu, 21 Oktober 2015

Manfaat ikut organisasi kampus

(sumber KASKUS)
Disini ane mau bagi2 apa aja manfaat dari berorganisasi yang umum dibicarakan banyak orang:
1. Melatih Leadership 
Ketika ikut organisasi, pastinya akan ada banyak hal yang harus ente urus seperti acara-acara organisasi, yang tentunya melibatkan banyak orang, baik itu sesama mahasiswa anggota organisasi ataupun orang-orang di luar organisasi. Mahasiswa yang ikut organisasi kampus umumnya memiliki sikap dan karakter yang lebih aktif dibanding mereka yang tidak ikut organisasi. Mereka lebih banyak terlatih dalam mengutarakan pendapat di hadapan orang lain ataupun menggerakkan dan mengarahkan teman-teman sesama anggota ketika organisasi sedang mengadakan suatu acara. Jika saat ini belum terbayang seperti apa rasanya mengarahkan teman-teman sendiri, jika nanti sudah berpartisipasi dalam organisasi, sadar atau tidak sadar, kamu akan terperangah bahwa sesungguhnya kamu mampu melakukannya. Di dunia kerja, keterampilan leadership ini pasti bermanfaat sekali. Seringkali di lowongan-lowongan kerja memasukkan leadership sebagai salah satu kriteria untuk calon karyawan barunya, meskipun untuk posisi level staf yang sebenarnya tidak memiliki bawahan. Kamu yang mengikuti organisasi mahasiswa dipandang lebih memiliki inisiatif serta dapat memotivasi dan mengarahkan diri sendiri dan rekan dalam bekerja. Atasan juga lebih senang karena tidak harus mengarahkan ente terus menerus gan, jadi kemungkinan ente bwt naik pangkat lebih gede  
2. Belajar ngatur Waktu
Dengan ikut organisasi, memang waktu yang biasa ente gunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas akan berkurang. Sementara itu, kuantitas tugas kuliah tetap sama saja antara ente yang ikut organisasi dan teman-teman lain yang tidak ikut organisasi. Agar keduanya dapat berjalan sama-sama lancar dan tidak ada yang terbengkalai, manajemen waktu yang baik mutlak harus ente lakuin. Mungkin pada awalnya, ente bakal kesusahan dan ribet dalam mengatur waktu, mana yang harus didahuluin dan mana yang bisa dislesein belakangan. Namun ini lah proses buat ente supaya dikemudian hari ente bisa mengatur waktu lebih baik gan. Belajarlah dari sekarang sebelum besok waktu ente makin sedikit dan ente kaget ketika harus siap untuk segala macam hal yang tak terduga.
3. Memperluas Jaringan dan menambah link
Di dalam organisasi akan banyak orang baru yang ente kenal. Teman-teman mahasiswa seangkatan, senior, mahasiswa dari jurusan lain, orang lain atau praktisi di bidang organisasi atau jurusan yang ente pilih, dan sebagainya. Mereka ini (bisa juga disebut sebagai jaringan) jangan diremehkan, karena merupakan aspek yang penting, terutama bagi fresh graduate dan mereka yang sedang mencari pekerjaan. Dari mereka, ente dapat memperoleh informasi2 mengenai lowongan pekerjaan gan. Ente perlu inget ketika ente cuman punya temen satu angkatan doang perlu ente sadari bahwa ketika ente lulus dan mungkin barengan ente bakal jadi saingan para pencari pekerjaan, bisa dibilang ente dan temen ente yang satu angakatan itu bakal saling sikut bwt dapetin suatu pekerjaan. Jadi ga ada salahnya ketika ente masih mahasiswa carilah temen sebanyak2nya dengan mengikuti organisasi mungkin 
4. Mengasah Kemampuan Sosial
Mereka yang tergabung dalam organisasi, umumnya secara sosial juga lebih aktif dibanding mereka yang tidak ikut organisasi. Jika ikut organisasi, ente bakal lebih banyak berinteraksi dengan berbagai macam tipe orang. Tidak hanya teman-teman satu jurusan, tapi juga dengan teman-teman dari program studi yang lain. Dengan ini, tentu akan semakin memperluas pemahaman ente tentang berbagai karakteristik orang. Sesuai pengetahuan umum, manusia adalah individu unik. Semakin luas pergaulan enete, maka pemahaman ente tentang manusia dapat semakin kaya. Saat bekerja nanti, keterampilan ini akan sangat membantu. ente akan lebih berpengalaman berinteraksi dengan berbagai karakter rekan kerja, sehingga nantinya akan memudahkan jalannya ente dalam bekerja  
5. Problem Solving dan Manajemen Konflik
Banyak berinteraksi dengan orang dengan berbagai karakteristiknya, merupakan hal yang lumrah jika satu atau dua kali terlibat konflik dengan mereka. Demikian juga di dunia kerja, di mana deadline yang mendesak, rekan kerja yang kurang kooperatif atau sukanya menjatuhkan rekan kerja di depan atasan, dan lainnya yang rentan menimbulkan konflik. Jika sudah terbiasa mengatasi masalah dan konflik, ente tidak akan kaget lagi dan sudah terbayang hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk menyelesaikan masalah agar tidak sampai menurunkan perfoma kerja. 
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa organisasi mahasiswa berperan sebagai ajang simulasi atau latihan dunia kerja yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan karena bangku sekolah atau perkuliahan tidak mengajari kemampuan-kemampuan yang tergolong soft skills seperti ini. Saat berada di dalam kelas, kita sebatas mendapat pengetahuan teknis akan suatu disiplin ilmu. Di buku-buku teks yang banyak dijual di pasaran sebenarnya banyak mencantumkan teori-teori dan tips-tips praktis mengenai soft skills ini. Namun jika tidak dipraktekkan ke dalam bentuk perbuatan nyata atau benar-benar melakukannya, ya sama saja nihil. Karena berkaitan dengan soft skills ini, ada perbedaan mendasar antara tahu teori dan mampu mempraktekkannya ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kantor. Berdasarkan pengalaman para recruiter perusahaan, seringkali memiliki riwayat organisasi memang merupakan nilai tambah bagi calon pegawai baru. Seperti poin-poin mengenai manfaat organisasi di atas, kebanyakan perusahaan berpendapat bahwa calon pegawai yang memiliki pengalaman organisasi lebih terlatih jiwa kepemimpinannya, memiliki manajemen waktu yang lebih baik, jaringannya yang lebih luas, keterampilan interpersonalnya juga lebih baik, serta pemilihan solusi dan pemecahan masalah yang lebih baik dan lebih terlatih menyelesaikan konflik jika dibanding mereka yang tidak memiliki pengalaman organisasi.
6. Melatih rasa Tanggung Jawab
Dalam kehidupan kerja pasti ente dihadapkan pada kegiatan2 yang tentunya menguras tenaga dan juga pikiran, dimana ente terkadang berpikiran untuk meninggalkan pekerjaan itu. Nah dari berorganisasi ente dapat melatih rasa tanggung jawab ente dengan mengadakan kegiatan2 keorganisasian dimana ente bakal dipasrahin buat menjadi penanggung jawab acara tersebut. Jangan takut untuk menerima tanggung jawab tersebut gan, walaupun ente bakal terbebani namun ente juga bakal belajar bagaimana menerima tanggungjawab tersebut. Yang mana ane yakin dimasa depan udah nggak ada waktu lagi buat belajar tanggungjawab gan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar